Alien Memperkenalkan Record Store Day Bali 2018

0

Memasuki tahun ke-3, Record Store Day Bali kembali digelar. Menjual musik rilisan fisik bukan jadi satu-satunya tema, edukasi pun juga jadi sajian utama.

Sejak pertama kali digaungkan pada tahun 2007 di belahan barat planet Bumi, Record Store Day memang bertujuan untuk mendongkrak angka penjualan musik rilisan fisik di Bumi, utamanya dari mereka, musisi-musisi di bawah bendera label rekaman yang minor di pasaran musik.

Semangat yang sama sampai di pulau Bali pada tahun 2016, berlanjut di tahun 2017, dan sekarang akan kembali bersuara di tahun 2018. Tepatnya pada hari Sabtu & Minggu, 28-29 April 2018, di Rumah Sanur Creative Hub.

Baca juga: Alien Pergi ke Record Store Day Bandung 2017

Tapi berbeda, dan tentu lebih berkembang daripada gelaran di tahun-tahun sebelumnya, Record Store Day Bali 2018 bukan sekadar pasar kaget yang akan ramai oleh lapak-lapak kaset, lapak-lapak vinyl, dan merchandise band dari ranah indie saja.

Bekerja sama dengan Ruang Gembira, Record Store Day Bali 2018 pun akan menyuguhkan workshop edukatif seputar industri musik di pulau Bali, dengan para humani yang memang sudah lama bergulat berpeluh-peluh di kancah musik pulau Dewata.

Bukan hanya tentang musik saja, berkolaborasi dengan kolektif Cinecoda, Record Store Day Bali 2018 juga akan menyajikan film screening dengan karya-karya independent dari manusia-manusia lintas generasi dan lintas daerah di Indonesia.

Meski menyerukan semangat edukatif, atmosfer hari raya masih tetap menjadi sajian pamungkas Record Store Day Bali 2018. Tercatat 17 booth record store yang tergabung di dalam Bali Record & Merchandise (BRAM) akan turut meramaikan hari raya musik rilisan fisik 2018 di pulau Bali nanti. Tak ketinggalan, juga penampilan seru dari para musisi Bali dan selektor musik kaset pita dan vinyl.