Cradle of Filth: Band Metal dari Dunia Bawah

0

Cradle Of Filth adalah band dari kota yang terkenal dengan sebutan Kota Penyihir, Ipswich, Suffolk, Inggris. Kota asal yang seolah mengafirmasi aliran black metal yang diusungnya.

Kamu ingin mendengarkan metal yang sebenar-benarnya? Ingin jatuh pada kegelapan yang muram? Baiknya, dengarkan lagu-lagu Cradle of Filth.

Kabar baiknya lagi, Cradle of Filth akan memberikan musik yang sehoror-horornya bagi kita semua Sabtu 28 April 2018 mendatang di MS Hall, Vicky Sianipar, Jakarta. Konser ini merupakan bagian dari rangkaian tour Cryptoriana World 2018.

Kehadiran band yang sudah berdiri sejak tahun 1991 ini digadang-gadang akan menjadi satu-satunya pertunjukan tunggal band tersebut di kawasan Asia Tenggara. Sebelumnya Cradle Of Filth telah berkeliling Amerika dan Eropa dalam rangkaian Tour ini.

Band Pemuja Setan?

Bukan sekadar gelap, Cradle of FIlth juga pernah disinyalir sebagai band yang memuja setan. Apalagi dengan lagu yang berjudul Satanic Mantra. Seberapa kelam? Mari kita cek melalui lirik di bawah ini,

“Archangel, Dark Angel
Lend me thy light
Through death’s veil
Till we have Heaven in sight!”
Kalimat-kalimat tersebut diucapkan berulang-ulang kali dalam lagu berdurasi sekitar lima menit tersebut. Mendengarkannya dalam suasana sunyi akan membuat kita serasa diikuti oleh suatu sosok dari dunia bawah. Semacam neraka atau Tartarus.
Namun itulah yang membuat Cradle of Filth disukai. Band metal yang satu ini dianggap memiliki keberanian untuk menunjukkan apa yang dianggap tabu oleh orang lain. Atas nama metal dan karya.
Biarpun begitu, seiring dengan ketenarannya, semakin banyak yang menganggap bahwa Cradle of Filth semakin kehilangan kegelapannya. Ketenaran membuat band ini, katanya, berangsur-angsur pergi dari musik yang kelam.

Benarkah itu? Tergantung bagaimana kita memaknai sebuah musik metal.