Community TV Series: Ikon Keberagaman dan Pop Culture

0
[Sony Pictures Television]

“I think not being racist is the new racism (Aku pikir tidak berlaku rasis adalah rasisme yang baru),” sebut Jeff Winger pada episode ke-6 serial televisi (TV) ‘Community’.

Umat manusia Bumi 1990-an memiliki ‘Friends’ (1994) sebagai sit-com ikonik yang mampu mempresentasikan kehidupan sekumpulan manusia muda dengan berbagai karakter menarik dan jenaka. Memasuki akhir periode 2000-an, serial televisi ‘Community’ (2009) boleh disebut sebagai sit-com serupa, namun tentu dengan warna yang lebih baru, dan justru lebih “kaya” daripada pendahulunya.

‘Community’ kaya akan isu-isu keberagaman umat manusia di planet Bumi, mulai dari ras, agama, budaya, hingga karakter, lengkap bersama stereotype-nya masing-masing, serta dibawakan dengan materi komedi yang segar dan natural, pun relevan untuk disimak.

Baca juga: Alien Mengenal Rick dan Morty

Berawal dari kisah seorang pengacara handal, Jeff Winger (Joel McHale) yang didepak dari firma hukum tempatnya berkerja, setelah terungkap kalau dirinya memalsukan ijazah sarjana sebagai lulusan Columbia University. Jeff lalu tidak memiliki pilihan lain, ia harus bersedia mengenyam bangku pendidikan kuliah di Greendale Community College, demi mendapatkan ijazah sarjana sebenarnya. Di sana ia bertemu seorang gadis, bernama Britta Perry (Gillian Jacobs).

Judes dan susah dirayu, Jeff mencoba sejumlah akal agar dapat lebih dekat dengan Britta. Ia lantas mengajak Britta untuk bergabung dengan grup belajar bahasa Spanyol, yang tentu sebenarnya hanyalah bualan.

Rencana Jeff untuk menghabiskan waktu berdua saja dengan Britta berujung gagal, karena Britta mengajak lima murid lainnya untuk bergabung dengan grup belajar abal-abal Jeff. Semenjak itu, interaksi ketujuh mahasiswa Greendale bermula dan terus berkembang di kemudian hari.

Karakter-karakter Variatif dan Esentrik

Punya visi menyentil isu-isu sosial dan keberagaman, karakter-karakter pada serial ‘Community’ memiliki berbagai macam latar belakang yang menarik. Kehadiran mereka dalam satu kelompok belajar merupakan komposisi tidak biasa dan unik. Bisa jadi, geng ‘Community’ adalah formasi kelompok belajar terajaib, yang pernah ada di muka Bumi.

[NME]
Jeff Winger, si pria tampan dan opportunist. Manusia licik dan manipulatif. Jeff begitu lihai bersilat lidah, mengingat ia sebelumnya adalah seorang pengacara handal, meski bermodalkan ijazah palsu. Sebagai inisiator grup, Jeff sering dianggap sebagai ketua dari Grendale Seven. Sering dibenci, namun juga selalu menjadi penyelesai masalah di dalam grup.

Britta Perry, perempuan atheist yang selalu menanggapi semua hal dengan sarkasme dan ketus. Britta boleh saja terlihat garang, tapi sebenarnya ia adalah perempuan yang peduli pada orang-orang di sekitarnya. Ia suka terlibat kegiatan amal dan sosial, sering membantu teman-temannya yang memiliki masalah personal.

Abed Nadir (Danny Pudi), mahasiswa asal Palestina, pencinta film dan budaya populer. Abed adalah salah satu karakter yang mampu membuat ‘Community’ menjadi tayangan menarik dan unik. He is the king of nerd, sekaligus ensiklopedia pop-culture berjalan. Ia selalu menyangkutpautkan seluruh kejadian di sekitarnya dengan serial-serial televisi populer, maupun film membuat alur cerita ‘Community’ memiliki gaya tersendiri.

Meski belum pernah dikonfirmasi, banyak penggemar ‘Community’ menduga jika Abed mengidap sindrom Aspherger, sehingga dirinya terobsesi pada film dan serial televisi.

Shirley Bennett (Yvette Nichole Brown), seorang ibu rumah tangga dari ras Afrika-Amerika dengan dua orang putra. Shirley adalah penganut Nasrani yang taat dan selalu berpegang teguh pada moral kebaikan. Meski disibukkan oleh pekerjaan menjadi seorang ibu, Shirley memutuskan untuk mengenyam pendidikan kembali sebagai modal memulai bisnis kue brownies. Shirley juga merupakan “ibu” bagi kelompok Greendale Seven.

Annie Edison (Alison Brie), seorang gadis keturunan Yahudi yang memiliki paras cantik. A straight “A student” yang lugu, perfectionist, serta memiliki obsesi tinggi ketika ingin mencapai sesuatu. Namun sayang, kepandaian Annie tidak menjamin kepopulerannya. Oleh karena itu, Annie selalu berusaha tampil standout dan menunjukan diri, agar diperhatikan oleh sekitarnya. Memiliki usia termuda di antara anggota grup lainnya, Annie pun sering bertindak kekanak-kanakan.

Troy Barner (Donald Glover), yang ketika di penghujung bangku SMA harus kehilangan beasiswa kuliah atas prestasinya di bidang altletik, setelah mengalami cidera pada kedua bahunya, yang ia lakukan dengan sengaja. Troy ingin menghapus reputasi dirinya sebagai siswa populer, agar terhindar dari star syndrome. Troy merupakan tipikal remaja Bumi yang keren dan menyenangkan. Bersama Abed, meski berbeda ras, persahabatan keduanya sering menyajikan momen-momen istimewa di setiap episode.

Pierce Hawthrone (Chevy Chase), si tipikal tua-tua keladi. Pirece adalah seorang pengusaha kaya dan sukses, berkuliah di Greendale Community College hanya untuk menghabiskan waktu luangnya. Terkenal nakal, rasis, dan suka mengutarakan pendapat tanpa sopan santun, Pierce seringkali diabaikan oleh anggota-anggota lainnya. Namun, ia selalu berusaha mencoba untuk membaur dengan orang-orang di sekitarnya.

Senor Chang (Ken Jeong), adalah wujud sempurna dari seorang guru yang paling dibenci oleh seluruh umat manusia. Senor Chang sebenarnya bukanlah anggota dari Greendale Seven, melainkan pengajar Bahasa Spanyol, meski berasal dari ras Asia Timur. Senor Chang juga dikenal memiliki emosi yang labil dan meledak-ledak, serta bertindak semena-mena.

Kaya akan Nilai Keberagaman dan Budaya Populer

Setelah melihat karakter-karakter dari kelompok belajar ajaib Greendale yang datang dari berbagai macam ras, pastinya akan nampak nilai keberagaman dalam serial ‘Community’. Serial ‘Community’ terdiri dari 6 musim dengan berbagai episode beralur cerita menarik, dan sering menyentil isu-isu tentang ras dan golongan umat manusia di Bumi. Namun bukan dalam kapasitas yang berat, tapi yang memang sudah sering terjadi.

Lewat ‘Community’ penonton dapat menyaksikan bagaimana sekumpulan manusia dengan kepribadian dan latar belakang yang begitu berbeda dapat hidup beriringan, entah ketika menghadapi konflik, maupun upaya menunjukkan rasa menghargai.

Apalagi, ‘Community’ akan begitu menyenangkan untuk disimak oleh manusia-manusia Bumi pencinta pop culture. Hampir setiap episode ‘Community’ mengambil inspirasi dari budaya-budaya populer, seperti film atau serial televisi lainnya. Ada parodi ‘The Breakfast Club’, ‘My Dinner with Andrew’, ‘Pulp Fiction’, dan lainnya.