Enam Hal Terlewatkan dari Trailer Terbaru ‘Spider-Man: Homecoming’

2
[flickr.com] Foto oleh 'gunner111'.

Satu minggu penuh kebahagiaan bagi para penggila sinema. Sejumlah studio ramai-ramai merilis trailer dan teaser untuk memasarkan produksi terbaru mereka di pertengahan tahun nanti. Ada ‘Justice League’, lalu remake dari ‘IT’, season ke-7 ‘Game Of Thrones’, dan installment teranyar universal Marvel, ‘Spider-Man: Homecoming’.

Ya, Peter Parker kembali pulang dari Sony Pictures dan menjanjikan sejumlah situasi menarik dari seri-seri sebelumnya bersama Tobey Maguire dan Andrew Garfield.

Apa saja?

Human, let us break it down for you.

SEKUEL IRON MAN… LAGI

Sebelum perilisan ‘Captain America: Civil War’, Robert Downey Jr. berulang kali memberi konfirmasi bila sudah tidak ada kemungkinan lagi untuk merilis sekuel Iron Man.

Tapi faktanya?

As we know so far, he keep saying no to ‘Iron Man 4’, but then, he stole the spotlight from everybody’s solo flicks.

Pantas kalau Captain America jadi kesal.

[giphy.com] Hantam sudah!

STATUS QUO SETELAH ‘CIVIL WAR’

Salah satu situasi menarik yang pertama kali menggelitik adalah tayangan singkat ketika Peter Parker dan ‘sidekick’-nya sedang duduk di aula sekolah dan menonton rekaman pesan dari Captain America seputar ‘Fitness Challenge’.

“100 kali push-up, 100 kali sit-up, 100 kali squat, dan lari 10 km SETIAP HARI!!!” seru Saitama

Menarik bukan karena isi pesannya – kami tentu tahu buta informasi masalah itu – menarik sebab tayangan tersebut menjadi salah satu sinyal bagaimana kondisi The Avengers setelah kerusuhan besar selama ‘Civil War’. Sebab, kalau melihat-lihat bagaimana ‘Civil War’ berakhir, kita bisa saja berasumsi jika semua orang (utamanya warga Amerika) tahu Captain America sudah menjadi pemberontak, tentu saja mereka tidak akan membiarkan sosoknya memberi inspirasi pada anak-anak, meski hanya lewat rekaman video.

Jadi, mungkin saja salah satu dari Tony Stark atau pemerintah, atau kombinasi keduanya memilih untuk menutupi perihal pertikaian para superhero di negeri Jerman, lalu menjaga pamor Steve Rogers tetap sebagai Captain America yang baik hati dan cinta mati Amerika, supaya manusia-manusia biasa di universal Marvel terhindar dari perasaan khawatir.

OF HUMAN BONDAGE

Masih pada klip yang sama.

Sebab kami adalah alien pencinta wanita, mari intip sebentar karakter utama wanita di ‘Spider-Man: Homecoming’ yang diperankan oleh Zendaya.

Di saat Peter Parker dan teman-temannya sedang asyik memperhatikan Captain America di layar televisi berwajah retro, Zendaya justru terlihat anteng membaca buku tebal bersampul hijau gelap, bertuliskan ‘Of Human Bondage’.

Lebih tebal daripada kamus Oxford.

FYI, ‘Of Human Bondage’ bukanlah buku pornografi seperti ‘Twilight’ atau ‘Fifty Shades of Grey’. Buku tersebut adalah novel klasik karangan Tuan Somerset Maugham, yang dipublikasikan pada tahun 1915. Isinya bercerita tentang seorang anak yatim piatu, yang pintar juga cerdas, namun tipikal outcast, dan tinggal bersama keluarga paman-bibinya, sebelum bersekolah di Jerman.

Ya, semacam latar belakang Peter Parker.

Now, ‘Of Human Bondage’ bisa jadi bukanlah sekadar keisengan Jon Watts – layaknya para kreator di universal Pixar dengan A113, tapi mungkin saja jadi penanda bagaimana plot cerita ‘Spider-Man: Homecoming’ akan berjalan.

Keserupaannya bisa terlihat sekilas saat Peter Parker yang (mungkin) dibiayai oleh Tony Stark agar menempuh pendidikan via boarding school – mungkin sebagai ucapan terima kasih karena sudah bergabung dengan timnya ketika ‘Civil War.’

Sedikit catatan, jika berdasarkan installment ‘Ultimate Comics: Spider-Man‘, Miles Morales (Spider-Man) menjalani kehidupan akademis yang berbeda dari Peter Parker. Bila Si Muda Parker bersekolah di Midtown High School yang kuno dan biasa-biasa saja, Miles dan teman baiknya, Ganke Lee, justru sempat bersekolah di Brooklyn Visions Academy (boarding school) yang memiliki fasilitas pendukung sains dan teknologi berbintang lima.

Bunk bed tandanya asrama, asrama tandanya boarding school. Mungkin.
Bisa jadi bengkel di depan sekolah, atau punya sekolah

Lalu apalagi yang serupa dengan ‘Of Human Bondage’?

Cari tahu sendiri. Bukunya tebal. Kami belum selesai baca.

GADGET TERBARU

Kami bertaruh lima ribu rupiah kalau semua mata penggemar Spider-Man pastilah sempat terpana habis-habisan oleh ‘benda berbentuk laba-laba yang muncul dari dada Spiderman’ lalu terbang melayang entah kemana bagai angin di samudera.

Geli-geli kering.

Lewat sejumlah seri komiknya, ada beberapa teori yang bisa menjelaskan kalau benda itu adalah senjata Spider-Man dengan kemampuan melacak, mengintai, menembakkan jaring, dan dikontrol dari jarak jauh oleh sinyal-sinyal otak Peter Parker.

Semacam Ant-Man.

Dan kami mendukung teori tersebut menjadi nyata.

Laba-laba yang bisa jadi alat pengintai jarak jauh?

Peter Parker tak perlu lagi melancong ke situs Pornhub.

Bagaimana dengan sayap-sayap berupa jaring laba-laba di ketiak Spider-Man?

Kami bertaruh lima ratus rupiah bila itu akibat dari kombinasi keringat bau badan dan kekuatan spesial Peter Parker.

Namanya juga superpower, kalian tak pernah tahu pasti apa efek sampingnya.

VULTURE

Silakan beri universal Marvel apresiasi tinggi karena sudah berhasil merayu Michael Keaton agar kembali beraksi di layar sinema bergenre superhero, padahal sebelumnya sempat menyindir popularitas superhero lewat tayangan ‘Birdman’.

Dan Mister Keaton lagi-lagi bertingkah sebagai manusia burung, yaitu Vulture.

Sehabis lompat dari jendela, jadilah Vulture.

So, what’s the deal with this bird-machine-man?

Sejumlah tayangan sekilas boleh dijadikan petunjuk.

Curi spotlight lagi. Selalu. Terlalu.

Kalau mengindahkan cerita versi komiknya, Adrian Toomes a.k.a. Vulture memiliki satu perusahaan yang biasa membereskan puing-puing reruntuhan kota dari sisa-sisa pertikaian superhero dengan para penjahat, yang mana juga sering menjadi celah keuntungan untuknya agar dapat mengumpulkan barang-barang berharga yang terlantarkan, lalu dijual atau dilelang dengan harga tinggi.

Sayangnya, Mister Toomes terpancing amarahnya ketika Tony Stark mulai mendirikan perusahaan baru yang juga bertujuan untuk mengendalikan kerusakan oleh duel para superhero dengan penjahat.

Ini boleh jadi alasan mengapa Tony Stark meminta kembali pakaian Spider-Man yang sebelumnya ia hadiahkan pada Peter Parker, setelah terbelahnya sebuah kapal feri menjadi dua bagian di saat Peter sedang mengejar Vulture.

Dia kesal karena Spider-Man lagi-lagi berulah mengacaukan fasilitas kota.

AUNT MAY

She’s f***ing HOOOTT!!

Duh…

[screenrant.com] Duh lagi… senyumnya asyik.
[reddit.com] Maaf. Kami mau ke kamar mandi dulu.
 

That’s it human!

Enam poin menarik dari trailer terbaru ‘Spider-Man: Homecoming’, ada yang kami lewatkan?

Salahkan Tante May saja. Dunia lantas teralihkan kalau melihat sosoknya.