Guillermo del Toro: Enam Fantasi di Layar Lebar

0
[Ilustrasi oleh Rendy Satria Putra]

Populer dengan kreasi-kreasi unik berupa monster, alien, dan dunia fantasi penuh khayal, Guillerme del Toro adalah sosok pencipta yang unik di planet Bumi.

Usai sudah gelaran Oscar 2018, dan predikat sutradara terbaik akhirnya jatuh ke tangan Guillermo del Toro. Sutradara kelahiran tahun 1964 tersebut berhasil merengkuh gelar sutradara terbaik dengan film terbarunya, ‘The Shape of Water’, yang sudah tayang perdana sejak bulan Agustus 2017 silam

Sebagai peraih gelar sutradara terbaik, tentu karya-karya Guillermo del Toro Gomez patut diperhitungkan, bukan? ‘The Shape of Water’ tentu bukan satu-satunya dari si pencinta monster dan fiksi. Apa saja lainnya? Simak di bawah.

Baca juga: Film-Film Klasik Untuk Pencandu Sci-Fi

THE SHAPE of WATER (2017)

‘The Shape of Water’ tentu menjadi tontonan wajib. Wajar saja, karena film ini adalah alasan mengapa Guillermo del Toro meraih gelar the best director. Film satu ini dibintangi oleh Sally Hawkins, Michael Shannon, Richard Jenkins, Doug Jones, Michael Stuhlbarg dan Octavia Spencer, dan ditulis oleh Guillermo del Toro sendiri. Bahkan del Toro juga duduk sebagai produser film.

Cerita fantasi romantis, di antara satu makhluk amfibi bernama Aset (Doug Jones), yang menjalin hubungan dengan seorang manusia tuna wicara, Elisa Esposito (Sally Hawkins). Konflik kemudian muncul ketika Aset akan dibunuh untuk keperluan penelitian, sehingga Elisa memilih melarikan dan menyelamatkannya. Berhasil atau tidak? Silakan tonton.

PACIFIC RIM (2013)

Film selanjutnya dari Guillermo del Toro yang wajib kalian tonton adalah ‘Pacific Rim’. Tentang robot-robot raksasa dan balutan kisah-kisah lain yang tak terduga sebelumnya, seperti bagaimana ketika pilot-pilot robot raksasa menjadi satu hati, dan satu robot juga dikendalikan oleh dua orang yang juga mesti satu hati menjadikan ‘Pacific Rim’ adalah santapan segar bagi pencinta fiksi ilmiah.

Film dibintangi sejumlah nama populer seperti Charlie Hunnam, Idris Elba, Rinko Kikuchi, Charlie Day, Robert Kazinsky, Max Martini dan Ron Perlman. Meski disebut-sebut kurang sukses di Amerika Serikat, ‘Pacific Rim’ mampu sukses di belahan dunia lainnya.

HELLBOY (2004)

Salah satu tonggak yang menegaskan posisi del Toro di industri film fiksi ilmiah. Bercerita tentang seorang superhero yang melindungi dunia dari aksi supranatural paranormal jahat ‘Hellboy’ tayang pertama kali di tahun 2004. Menghadirkan satu karakter superhero unik dengan wajah berwarna merah, serta ada bekas tanduk di keningnya. Meski memiliki penampilan yang mengerikan, ia adalah seorang superhero yang baik hati.

‘Hellboy’ dibintangi oleh Ron Perlman, John Hurt, dan Selma Blair. Pertempuran antara Hellboy melawan roh jahat yang dibangkitkan oleh tentara Nazi ini mengambil setting waktu pada tahun 1944, pasca Perang Dunia II.

HELLBOY: THE GOLDEN ARMY (2008)

Sukses dengan ‘Hellboy’, sekuel pun juga sukses di pasaran, dan masih tetap mengadaptasi cerita dari karya Mike Mignola. Pada ‘Hellboy: The Golden Army’, Guillerme del Toro kembali sukses menghadirkan kelompok superhero dengan penampilan dan rupa yang aneh serta mengerikan. Beberapa nama yang membintangi film sebelumnya, seperti Ron Perlman dan Selma Blair masih didaulat hadir di sekuelnya, ditambah lagi sejumlah aktor kenamaan lain, seperti Doug Jones dan Jeffrey Tambor.

Narasi dari sekuel ‘Hellboy’ berpusat pada sekelompok Tentara Emas yang sulit dikalahkan, berada di bawah pimpinan Pangeran Nuada, anak dari Raja Balor pemimpin para Elf. Pangeran Nuada dan tentara emasnya telah menyatakan perlawanan terhadap umat manusia. Pertanyaannya, bagaimana cara Hellboy agar dapat mengalahkan satu kompi tentara emas pimpinan pangeran Elf?

PAN’S LABYRINTH (2006)

Sukses meraih Academy Award, ‘Pan’s Labyrinth’ merupakan salah satu film fantasi yang patut kalian saksikan. Kisah Ofelia yang bertemu dengan banyak makhluk aneh sehingga akhirnya menuju ke sebuah labirin tua, tentu menarik dan menegangkan untuk disaksikan.

‘Pan’s Labyrinth’ merupakan salah satu film berbahasa Spanyol dan Meksiko yang sukses di berbagai negara di luar wilayah Amerika Serikat, seperti Spanyol dan Inggris.

PACIFIC RIM: UPRISING (2018)

Meski memiliki predikat sukses di luar wilayah Amerika Serikat, sekuel ‘Pacific Rim’ sempat disangsikan kehadiran sekuelnya oleh banyak pihak. Tapi del Toro membantah hal tersebut, dan menyatakan sekuel dari Pacific Rim akan segera hadir nantinya.

Bantahan del Toro lantas menjadi nyata dengan hadirnya ‘Pacific Rim: Uprising’ pada bulan Februari 2018 lalu. Sekuel memang bukan disutradarai oleh del Toro, melainkan Steven S. DeKnight, tapi peran del Toro di kursi produser tetap menjaga orisinalitas kehadiran para robot raksasa.