Monster-Monster Ikonik dari Film Fiksi Ilmiah

0

Salah satu indikator keberhasilan dari film fiksi ilmiah adalah popularitas. Bukan popularitas film secara utuh saja, tapi juga monster-monster yang dihadirkan.

Film fiksi ilmiah memang selalu bermain di antara imajinasi, sains, dan logika. Entah jalan cerita yang penuh khayal atau karakter-karakter dengan penampilan yang begitu jauh dari tampilan biasa umat manusia – alien, monster, hantu atau makhluk-makhluk lainnya.

Seringkali, film-film fiksi ilmiah tersebut berhasil menyajikan karakter-karakter ikonik berupa monster yang segera identik di setiap kemunculannya. Seperti misalnya monster-monster di bawah ini.

Baca juga: Indonesia dan Novel-Novel Fiksi Ilmiah

GODZILLA (‘Godzilla’)

Dalam bahasa Jepang, Godzilla disebut Gojira. Film berjudul Gojira pertama kali diputar pada tahun 1954 di Jepang, negeri asalnya.

Godzilla, monster raksasa yang mengerikan, namun memiliki hati dan perasaan sebagaimana layaknya makhluk lainnya. Godzilla, monster yang begitu populer dari negeri Matahari Terbit – sampai-sampai sering menjadi bahan stereotype dari umat manusia internasional terhadap penduduk Jepang.

THE PALE MAN (‘Pan’s Labyrinth’)

Lahir dari imajinasi Guillerme del Toro, sudah sewajarnya ‘Pan’s Labyrinth’ menghadirkan monster-monster aneh dan unik. The Pale Man adalah salah satunya. Memiliki mata yang menempel pada kedua telapak tangannya, The Pale Man adalah deskripsi menarik, tapi namun mengerikan. Belum lagi kalau mengingat akting Doug Jones, aktor andalan del Toro.

PREDATOR (‘Predator’)

Predator adalah salah satu spesies dari bangsa yang satu rumpun dengan kami, alien. Perdator memiliki rupa seperti manusia, hanya saja jauh lebih menyeramkan. Uniknya, meski berjiwa pemburu manusia, predator juga mempunyai hukum dan etika sendiri. Mereka diharamkan menyerang manusia yang sedang tanpa senjata, dan juga yang sedang hamil.

HELLBOY (‘Hellboy’)

Unik dan kharimastik, meski secara bersamaan juga sesosok monster seram dan mengerikan. Biar berstatus monster, Hellboy adalah karakter superhero. Ia adalah sosok petarung, sering bertanggung jawab atas keselematan dunia dari ancaman kejahatan dan kiamat.

Untuk kalian para humani Bumi, hindari meniru kebiasaan merokok Hellboy. Dia boleh saja terlihat inspiratif dan keren bila sedang merokok, tapi ingat kalian bukan Hellboy. Kalian bukan makhluk petarung dari panasnya neraka.

ASSET (‘The Shape of Water’)

Saking ikoniknya, Asset berhasil mengantarkan Guillerme del Toro meraih titel The Best Director pada gelaran Oscar 2018. Banyak desas-desus yang menyebut kalau Asset adalah ayah dari Abraham Sapien – teman baik Hellboy.