Quentin Tarantino: Mulai dari yang Baik, Sampai yang Terbaik

0
27
views
[Flickering Myth]

Pertama kali tayang pada tahun 1992 dan hadir sebagai senjata debut Quentin Tarantino di industri film, ‘Reservoir Dogs’ segera menjadi salah satu karya yang ikonik, dan juga mampu mengubah gaya bagaimana para kritikus serta khalayak umum dalam memandang film independen beranggaran biaya rendah.

Sekarang, setelah menghasilkan 8 buah film, tepat rasanya kalau kami segera merayakan usia 25 tahun dari karir si sutradara “penuh darah dan umpatan” dengan merangking setiap filmnya–lengkap dengan link untuk menontonnya secara LEGAL.

Baca juga: Alien Mengenal Indonesia – Under The Big Bright Yellow Sun

8. DEATH PROOF (2007)

Rilis sebagai salah satu bagian dari film kolektif bertitel ‘Grindhouse’–bersama ‘Planet Teror’ karya Robert Rodriguez–‘Death Proof’ menceritakan seorang stuntman (Kurt Russell) sedang mengajak seorang wanita untuk bersenang-senang dengan cara berkendara dalam perjalanan yang mematikan.

Menampilkan sosok Zoe Bell–seorang stuntwoman–sebagai pemeran utama antagonis, banyak kritikus film menilai jika ‘Death Proof’ adalah cara yang tepat dipilih oleh Tarantino untuk memberi penghormatan pada jenis pekerjaan stuntman/woman.

Tonton ‘Death Proof’ di sini

7. THE HATEFUL EIGHT (2015)

Terbaru dari Tarantino pada akhir tahun 2015 yang lalu, dan merupakan karya nomor delapan sang sutradara di sepanjang karirnya. Entah kebetulan atau kesengajaan, titel ‘The Hateful Eight’ pun tampak merefleksikan prestasi tersebut.

Lewat ‘The Hateful Eight’, Tarantino kembali menunjukkan kepiawaiannya menampilkan narasi dinamis, menarik, menegangkan, dan mampu memancing rasa ingin tahu para penonton, meski hanya mengandalkan setting yang cukup statis. Alur cerita dari ‘The Hateful Eight’ berpusat pada teka-teki kematian satu keluarga pemilik sebuah kabin, ketika sejumlah pengembara terjebak di dalamnya akibat badai salju.

Tonton ‘The Hateful Eight’ di sini

6. JACKIE BROWN (1997)

Muncul pertama kali pada hari Natal tahun 1997, ‘Jackie Brown’ merupakan film dengan setting lokasi kota Los Angeles, dan menyajikan kisah seorang wanita bernama Jackie Brown (Pam Grier) yang terciduk sedang menyelundupkan senjata api untuk seorang bandar senjata bernama Ordell Robbie (Samuel L. Jackson). Tertangkap basah, Brown lantas terjebak di antara dua pilihan–menghadapi ruang dingin di balik jeruji besi atau membantu kepolisian menangkap Robbie.

Tonton ‘Jackie Brown’ di sini

5. DJANGO UNCHAINED (2012)

Tahun 2012 menjadi kesempatan pertama Tarantino bekerja sama dengan aktor kawakan Leonardo DiCaprio. Masih setia dibantu Samuel L. Jackson, ‘Django Unchained’ mengikuti perjalanan seorang mantan budak berkulit hitam bernama Django Freeman (Jamie Foxx) yang berevolusi menjadi seorang bounty hunter, demi membebaskan kekasih hati dari jerat bengis seorang pengusaha kaya (DiCaprio).

Berstatus sebagai fiksi-historikal seperti ‘Inglourious Basterds’, ‘Django Unchained’ sering disebut-sebut menampilkan performa terbaik dari DiCaprio dan Foxx.

Tonton ‘Django Unchained’ di sini

4. KILL BILL: VOLUME 1 & 2 (2003/04)

Memadukan atmosfer budaya martial dari Asia Timur dan Amerika Serikat, Tarantino berhasil menampilkan sosok wanita kuat dan teguh pendirian pada ‘Kill Bill: Volume 1 & 2’. Film ‘Kill Bill’ mengisahkan perjalanan panjang balas dendam dari seorang mempelai wanita (Uma Thurman) yang tiba-tiba terbangun di sebuah rumah sakit, setelah koma selama 4 tahun lamanya.

Tonton ‘Kill Bill: Volume 1’ di sini

Tonton ‘Kill Bill: Volume 2’ di sini

3. INGLOURIOUS BASTERDS (2009)

Lima tahun berselang dari perilisan ‘Kill Bill: Volume 2’, Tarantino segera merebut kembali perhatian para pencinta dan kritikus film dengan ‘Inglourious Basterds’, satu fiksi-historikal berlatar Perang Dunia II. Menghadirkan nama-nama ikonik seperti Brad Pitt, Christoph Waltz, Mélanie Laurent, Eli Roth, Michael Fassbender, dan Diane Kruger, ‘Inglourious Basterds’ sukses membungkus nuansa kekerasan dan tegang dengan aroma humor yang masih pantas dinikmati.

Tonton ‘Inglourious Basterds’ di sini

2. PULP FICTION (1994)

Salah satu karya eksperimental dan ikonik dari Tarantino. Lewat ‘Pulp Fiction’ Tarantino mencoba idenya untuk menyuguhkan sejumlah alur cerita berbeda–berfokus pada seorang mafia, seorang petinju, seorang mantan aktris televisi, dan sepasang kriminal–namun saling melintas satu sama lainnya. Dibintangi oleh Samuel L. Jackson, John Travolta, Bruce Willis, dan Uma Thurman, para aktor dan aktris tersebut mampu menampilkan karakter-karakter yang kemudian begitu ikonik pada sejarah budaya pop.

Untuk siapapun sedang mencari film dengan potensi melahirkan tawa dan tanda tanya hampir di setiap adegannya, menonton ‘Pulp Fiction’ bisa menjadi pilihan tepat, hingga dapat memancing rasa ingin menonton ulang kembali di akhir cerita.

Tonton ‘Pulp Fiction’ di sini

1. RESERVOIR DOGS (1992)

Sudah sepantasnya. Jika bukan karena ‘Reservoir Dogs’, Quentin Tarantino tak akan pernah menuai pujian sebagai salah satu sutradara film kelas atas. Meski bermodalkan anggaran biaya rendah–sampai tidak memiliki cukup biaya untuk mengontrol arus lalu lintas selama masa produksi–‘Reservoir Dogs’ tetap mampu menonjol di barisan film kultus ternama hingga saat ini.

Menyiasati anggaran biaya produksi yang rendah, karya pertama Tarantino di industri film tersebut sukses menampilkan film dengan narasi sederhana–komplotan kriminal yang gagal menjalankan aksi pencurian bank–namun menentang gaya kronologi bercerita pada umumnya. Dialog yang mengalir alami, pemilihan adegan yang cermat, serta tatanan cerita yang tidak biasa pun kemudian membawa nama Tarantino dari Festival Film Sundance sampai ke seluruh perhatian para pencinta film.

Tonton ‘Reservoir Dogs’ di sini