Tomb Raider, Penyelamatan Dua Hal Berharga oleh Lara Croft

0

Genre : Action, Adventure

Rilis : 16 Maret 2018 (USA)

Siapa yang bisa menolak pesona Lara Croft? Pernah dimainkan oleh Angelina Jolie, tahun 2018 ini Lara Croft hadir dengan penampilan yang lebih muda. Bukan lagi mantan istri dari Brad Pitt tersebut, melainkan bintang asal Swedia bernama Alicia Vikander yang memerankan sosok pejuang berbaju hijau tersebut.

Dalam film ini, Croft ingin mengungkap kejadian hilangnya sang ayah. Ia mengawali petualangan pertamanya di pulau tempat ayahnya yang tiba-tiba menghilang 7 tahun silam.

Baca juga : Wind River Film Crime Penuh Nilai Moral

Dalam perjalanannya di pulau misterius, Croft menemukan dua hal: situs kuno berharga dan.  teman lama sang ayah. Ia kemudian masuk ke ruangan sang ayah dan menyelesaikan penelitian ayahnya mengenai sebuah artefak yang berhubungan dengan ruang dan waktu. Artefak yang barangkali bisa membantu menguak rahasia kuno dan membersihkan namanya. Croft juga menemukan peninggalan sang ayah berupa video yang berpesan agar Croft menghentikan sebuah organisasi hitam yang memburu artefak kuno untuk dikuasai.

Lara Croft

Bukan sekadar misi penyelamatan Sang Ayah, pada akhirnya Croft juga harus menggagalkan organisasi yang ingin menguasai artefak kuno tersebut. Bahaya senantiasa mengancam tetapi berkat kecerdikan dan kemahirannya dalam menembakkan anak-anak panah, ia berhasil lolos.

Bukan Sekadar FIlm Adaptasi

Movie vs Video Game

Tak banyak film adaptasi video game yang berhasil dikemas menjadi film yang tidak murahan. Tomb Raider tahun 2018 adalah salah satunya.. Petualangan yang penuh aksi dari Croft membuat Tomb Raider pantas masuk ke daftar-wajib-tonton di tahun ini.

Kendati kisahnya agak klise, tetapi efek dan juga akting dari Alicia Vikander dan para pemeran lainnya membuat film ini menjadi sebuah film petualangan yang tak menjemukan. Kisah antara Lara Croft dan Sang Ayah pun menjadi drama yang mampu menyeimbangkan unsur aksi dalam film ini.

Dan setidaknya, dari Lara Croft, barangkali juga kita bisa belajar untuk tidak bermain-main dengan perempuan. Some men are foolish, begitu kiranya yang diucapkan Lara Croft saat Lu Ren mengidentifikasi kekuatannya dengan sesuatu yang ‘sekadar’ menjadi favorit para pria.