Burgerkill: Semakin Cadas dengan ‘Adamantine’

0
Sumber: Gemusik

Burgerkill memenangkan penghargaan Metal Hammer Golden God pada tahun 2013, yang mengukuhkan nama mereka menjadi band metal terbesar di Asia Tenggara

Burgerkill merilis album termutakhirnya yang bertajuk ‘Adamantine’, pada tanggal 20 April 2018 lalu. Album berisi 8 track ini dilepas rilis dalam format digital dan compact disk (CD). Secara eksklusif, situs majalah musik keras internasional asal Inggris, Metal Hammer, menjadi streaming partner dan promosi untuk pasar di luar negeri.

“Pada hari ini, kalian bisa mendengarkan album terbaru kami secara gratis di situs loudersound.com (Metal Hammer) dalam waktu 24 jam saja,” ungkap Burgerkill lewat akun media sosial resmi mereka.

Dalam album tersebut, Burgerkill tidak terlalu banyak mengubah gaya bermusiknya. Sound yang memang menjadi ciri khas sengaja mereka pertahankan sebagai penanda bagi pasar di luar negeri, bahwa beginilah sound metal Indonesia.

Seperti yang dikutip dari loudersound.com, Eben, sang punggawa band mengaku sengaja mempertahankan sound khas mereka agar saat pasar luar negeri mendengarkan, mereka akan merasakan atmosfir yang sama seperti ketika mereka pertama kali mendengar Sepultura, sound yang sama sekali berbeda dari sound band metal dari Amerika ataupun Eropa.

Yang menarik dari album terbaru Burgerkill adalah hadirnya lagu milik Iwan Fals berjudul ‘Air Mata Api’ yang digubah aransemen-nya menjadi cadas dan liar. Selain itu, Burgerkill juga berkolaborasi dengan salah satu punggawa Metal Hammer, Dom Lawson.

Dom didaulat untuk menulis lirik dan menyumbangkan suara dalam lagu berjudul United Front. Suaranya direkam di studio, saat Dom berkunjung ke Bandung, dalam rangka menjadi juri pada ajang Wacken Metal Battle Indonesia 2017 lalu.