Delapan Album Musik yang Diantisipasi: Edisi Juni 2017

2
[alwaysmountaintime.com]

Bulan sudah akan berganti lagi, maka rutinitas membagi catatan kembali jadi aktivitas. Catatan untuk kalian, para manusia yang selalu haus akan karya terbaru dari industri musik, serial televisi, dan sinema layar lebar.

Tapi tunggu dulu. Mari lupakan layar televisi dan layar lebar sekejap. Mari fokus pada hutan belantara para musisi.

Kenapa? Sebab mulai bulan Juni besok, akan ada sejumlah album menarik yang datang dari para pemain lama.

Humani… here they are!

WAITING ON A SONG oleh DAN AUERBACH (2 Juni 2017)

Nama seorang Dan Auerbach sudah begitu lama melanglang buana di antara para manusia penikmat musik, baik rock, blues, country, ataupun komunitas indie. Lebih dikenal sebagai gitaris dan vokalis band The Black Keys, tanggal 2 Juni 2017 besok bukanlah kali pertama dirinya merilis album solo. ‘Keep It Hid’ di tahun 2009 – yang mendulang banyak kritik positif adalah jejak pertamanya berkarir sebagai musisi solo.

Dan kali ini, di tahun 2017, Auerbach pun segera kembali meramaikan industri musik dengan warna-warni ‘Waiting on a Song’.

 

IS THIS THE LIFE YOU REALLY WANT? Oleh ROGER WATERS (2 Juni 2017)

Roger Waters adalah salah satu legenda hidup dari periode keemasan musik psikedelik di tahun 70an. Punya peran penting di balik kesuksesan Pink Floyd sebagai pembetot bass dan penulis lagu, tentu jadi alasan mengapa album-albumnya masih selalu dinanti oleh para penggila musik. Apalagi pada beberapa kali kesempatan interview Waters telah menjanjikan bahwa ‘Is This The Life You Really Want?’ adalah rasa antipatinya pada fenomena Trump.

 

OKNOTOK oleh RADIOHEAD (23 Juni 2017)

Secara teknis ‘OKNOTOK’ bukanlah karya terbaru dari Radiohead. Melainkan salah satu cara dari kuintet Oxford untuk merayakan 20 tahun dirilisnya ‘OK Computer’. Salah satu album musik terbaik dan berpengaruh di sepanjang masa.

Tapi, untungnya, lewat perilisan ‘OKNOTOK’ Thom Yorke dan kawan-kawan dikabarkan bukan sekadar merilis ulang ‘Paranoid Android’ dan teman-temannya saja. Mereka akan turut serta merilis tiga lagu yang sering dibawakan secara langsung, namun belum pernah ditampilkan dalam bentuk rekaman studio.

Jadi, bagi para weirdo, silakan bersiap-siap untuk ‘I Promise’, ‘Lift’, dan ‘Man of War’.

 

TROUBLE MAKER oleh RANCID (9 Juni 2017)

Untuk para manusia yang pernah tumbuh di periode jaya skena musik punk, Rancid tentu saja nama yang sulit dilupakan. Sejak penampilan debut dengan album self-titled di tahun 1993, Tim Armstrong beserta kolega adalah contoh kental identitas punk itu sendiri. Lalu masih aktif berkarya sampai masa-masa manusia millenial, tanpa sedikit pun terpengaruh oleh karakter-karakter musik lainnya, jadi alasan kuat kenapa ‘Trouble Maker’ juga diantisipasi oleh para penikmat musik.

 

TI AMO oleh PHOENIX (9 Juni 2017)

Phoenix mulai mendapat perhatian luas dari industri musik akibat sensasi unik ‘Wolfgang Amadeus Phoenix’ di tahun 2009, meski sebenarnya album tersebut bukanlah yang pertama. Lalu bulan depan nanti, kuartet asal negeri Ayam Jantan tersebut segera kembali mencoba peruntungannya di planet Bumi dengan senjata bernama ‘Ti Amo’.

Kalau kalian merupakan para manusia pencinta sepakbola atau musik dari komunitas indie, ‘Ti Amo’ bisa jadi satu motivasi kalian berkunjung ke toko-toko musik terdekat pada 9 Juni 2017 mendatang.

 

CRACK-UP oleh FLEET FOXES (16 Juni 2017)

Kalau dihitung dari jumlah LP, Fleet Foxes memang masih lebih muda daripada musisi-musisi yang kami sebut sebelumnya. ‘Crack-Up’ bukanlah album nomor lima, nomor enam, atau nomor delapan. ’Crack-Up’ justru baru akan jadi yang ketiga.

Tapi yang menarik, nomor tiga adalah alasan mengapa album terbaru Fleet Foxes pantas diantisipasi dan ditunggu. Sebab mitosnya album ketiga sering menjadi tonggak yang menentukan apakah seorang atau sekelompok musisi akan menjadi legenda atau tidak.

‘OK Computer’ dan ‘Viva Hate’ boleh jadi acuannya.

 

TRUTH IS A BEAUTIFUL THING oleh LONDON GRAMMAR (9 Juni 2017)

Mari pindahkan fokus dari para pemain lama. Mari menaruh perhatian pada musisi yang sedang dituntut menunjukkan diri agar jauh dari sebutan “one hit wonder”. Salah satunya ada London Grammar yang segera merilis ‘Truth Is A Beautiful Thing’ pada tanggal 9 Juni 2017 nanti. Empat track pembuka sudah diperkenalkan lebih dulu, ‘Truth Is A Beautiful Thing’, ‘Oh Woman Oh Man’, ‘Big Picture’, dan ‘Rooting For You’.

 

HOW DID WE GET SO DARK? Oleh ROYAL BLOOD (16 Juni 2017)

Selepas bubarnya ‘The White Stripes’ di tahun 2011, memang hanya The Black Keys saja yang mampu meramaikan industri rock dengan format dua keping. Tapi semua berubah ketika dari kota Brighton lahir kombinasi hard-rock yang luar biasa bertenaga dan keras, bernama Royal Blood, di tahun 2013. Album self-titled yang dirilis pada tahun 2014 pun lantas jadi umpan manis bagi para penggila musik. Yang kemudian juga jadi sebab antisipasi tinggi album terbaru mereka, ‘How Did We Get So Dark?’.

 

That’s all humans!

Delapan album musik yang pantas ditunggu di bulan Juni 2017 nanti, mulai esok pagi.

Niscaya telinga-telinga kalian bisa orgasme.