Liam Gallagher Sebut Benci pada Britpop

1
9
views
[Flickr] Foto oleh Raph P.H.

Liam Gallagher ungkap jika dirinya membenci sebutan “Britpop” – menganggapnya sebagai hinaan, juga menyatakan, “..Oasis lebih besar daripada Britpop.”

Mantan vokalis Oasis dan Beady Eye tersebut baru saja menempuh karir solo dengan merilis album ‘As You Were’ pada tanggal 6 Oktober 2017 lalu, dan sedang menikmati angka penjualan album yang tinggi, duduk di puncak Top 20 tangga album di UK. Liam sebelumnya merupakan salah satu ikon besar dari skena musik Britpop.

Tetapi sekarang, pada sebuah kesempatan wawancara untuk majalah Magnet yang dilakukan bersama Taylor Hawkins (Foo Fighters), Liam segera menyampaikan kebenciannya pada konsep pemakaian kata “Britpop” – menyebut kata tersebut hanya sebagai bungkus yang sering dipakai untuk mendeskripsikan Oasis dan band-band dari skena indie di tanah Britania lainnya di tahun 1990-an.

Baca juga: Catatan Klasik – MADchester

“Ketika Oasis muncul dan band-band besar ini [Blur, The Verve, Pulp, Menswear] juga muncul di waktu yang bersamaan, dan para kritikus, mereka suka memakai satu kata untuk mendeskripsikan satu genre, meski sebenarnya kurang tepat,” jelas Hawkins sebelum bertanya kepada Liam, “Apa kau benci Britpop?”

“Aku benar-benar benci kata itu,” jawab Liam. “Kami bukan [band] pop. Bagiku, berlaku juga untuk Verve. Kami berada di skena yang berbeda, kami seperti sebuah band rock and roll klasik. ‘Britpop’ bagiku adalah Pulp, Menswear, Blur, semua band dari Camden yang selalu bersenang-senang, kau mengerti maksudku? Kami ingin bermain, Bung. Aku secara personal selalu merasa kata itu [Britpop] seperti penghinaan.”

Ia kemudian melanjutkan, “The Verve dan Oasis – kami memiliki pikiran yang jauh lebih besar daripada Britpop. Kami adalah band rock and roll klasik.”

Pada kesempatan yang sama Liam juga mengungkapkan kalau ia tidak terlalu menyukai musik dari legenda rock, Queen. Sementara ketika membicarakan band asal Amerika, Liam menyebut nama Guns ‘n Roses, Creedence Clearwater Revival, dan band terdahulu Dave Grohl, Nirvana.