That’s What Friends are For: Kesederhanaan Penuh Semangat

0

Lagu, bukan sekadar sesuatu yang tercipta untuk menyenangkan telinga. Pada titik tertentu, ada beberapa lagu yang bisa menyentuh sisi emosional manusia.

Gue puas, enjoy banget semalem”
“Apalagi nonton Dionne Warwick bawain ‘That’s What Friends are For’.”

Demikian kesan yang disampaikan seorang teman usai menonton pagelaran musik tahunan Java Jazz 2018. Kebetulan yang bersangkutan menonton di hari pertama, yang salah satunya menampilkan Dionne Warwick, penyanyi senior papan atas asal Amerika Serikat, aktris film dan juga pembawa acara televisi.

Atas kiprahnya yang panjang dan fenomenal, maka Dionne Warwick mendapat kehormatan menjadi duta PBB untuk organisasi pangan dan pertanian. Di negaranya sendiri, Dionne menjadi duta untuk urusan kesehatan.

Foto koleksi pribadi
[Shaqina Ramli] Dionne Warwick di gelaran Java Jazz 2018
Kami tidak akan membahas kiprah sosial Dionne Warwick, karena yang paling sentimentil adalah lirik demi lirik yang ada di dalam That’s What Friends are For‘.

Tahukah kalian bahwa ‘Tha’ts What Friends are For’ awalnya diciptakan oleh Burt Bacharach dan Carole Bayer Sager untuk mengisi soundtrack film ‘Night Shift’ pada tahun 1982?

Sebagai lagu penutup film, ‘That’s What Friends are For dinyanyikan oleh Rod Steward. Entah karena lirik yang begitu dalam mengupas tentang indahnya sebuah persahabatan, pada tahun 1985, lagu tersebut dinyanyikan ulang oleh Dionne Warwick, Elton John, Gladys Knight dan Stevie Wonder.

And I never thought I’d feel this way
And as far as I’m concerned
I’m glad I got the chance to say
That I do believe, I love you
And if I should ever go away
Well, then close your eyes and try
To feel the way we do today
And then if you can remember

Keep smiling, keep shining
Knowing you can always count on me, for sure
That’s what friends are for
For good times and bad times
I’ll be on your side forever more
That’s what friends are for

Well, you came in loving me
And now there’s so much more I see
And so by the way
I thank you
Oh and then for the times when we’re apart
Well, then close your eyes and know
The words are coming from my heart
And then if you can remember

Keep smiling and keep shining
Knowing you can always count on me, for sure
That’s what friends are for

Di tangan Dionne Warwick dan kawan-kawan, ‘That’s What Friends are For’ menjadi populer, juga meraih Grammy Award untuk kategori Best Pop Performance untuk Duo atau Grup, serta meraih penghargaan Lagu Terbaik.

Setelah itu ada banyak penyanyi, grup maupun kelompok musik yang menyanyikan sekaligus merekam ulang lagu ini. Lagu yang tadinya diciptakan untuk dinyanyikan oleh Rod Stewart akhirnya menjadi ikon bagi Dionne Warwick.

Sebenarnya apa yang menjadi kekuatan dari ‘That’s What Friends are For” sebagai sebuah lagu? Bila ditilik lagi, sejatinya lagu ini memiliki lirik yang amat sederhana. Namun tidak selamanya lagu yang bagus adalah lagu yang rumit. Setidaknya, untuk memberikan semangat, ‘That’s What Friends are For’ sudah memiliki formula yang tepat: sederhana, tetapi universal. Pantas bila lagu ini sering diputar dalam berbagai kegiatan sosial.

Lagipula, layaknya lirik-lirik dalam lagu ini, perhatian dari seorang teman, tak perlu berlebihan bukan untuk jadi berarti?