Vans Warped Tour akan Berhenti di 2018

0
31
views
[Riotfest]

Selama kurun waktu 22 tahun terakhir, festival musik Vans Warped Tour telah menjelma sebagai satu ikon penting di skena musik punk dan rock modern. Hadir pertama kali pada tahun 1995, Warped rutin digelar setiap tahun, dan selalu menghadirkan musisi-musisi bertalenta lintas aliran. Mulai dari legenda Bad Religion, lalu Blink-182, Paramore, My Chemical Romance, bahkan sampai Katy Perry pernah mencicipi sensasi “punk rock summer camp”.

Sayang, sembari menyambut bulan terakhir di tahun 2017, founder Vans Warped Tour, Kevin Lyman beri kabar kurang sedap. Lyman konfirmasi jika tahun 2018 akan menjadi tahun terakhir bagi Warped untuk menyuarakan gaungnya. [via Vans Warped Tour]

Baca juga: Liam Gallagher Duduk Nyaman di Puncak

“Aku telah menjadi orang yang sangat beruntung untuk dapat berpergian lintas negara dan terkadang keliling dunia sebagai salah satu founder dan produser dari Vans Warped Tour,” tulis Lyman.

“Hari ini, dengan perasaan yang banyak bercampur aduk, aku berada di sini untuk mengumumkan jika tahun depan akan menjadi yang terakhir, tur lintas negara penuh dari Vans Warped Tour. Aku duduk di sini memikirkan kembali sejarah luar biasa tur [Warped Tour] ini, apa arti aksi terakhir bagi komunitas, dan menunggu apa yang akan kami lakukan untuk usia historis ke-25 pada tahun 2019 nanti.”

Lyman melanjutkan, “Aku bangga telah bekerja dengan banyak sekali seniman–yang sekarang sudah tumbuh menjadi bintang besar di dunia. Tidak terhitung jumlah band yang pernah bermain untuk kalian di lahan parkir panas dan pada titik tertentu, harus melewati badai di musim panas.”

Mengingat sejumlah nama ikon punk, metal, dan rock yang pernah singgah di panggung Vans Warped Tour, Lyman mencatat band-band seperti Quicksand, Sublime, L7, No Use for A Name, dan No Doubt merupakan barisan musisi di gelaran tahun pertama.

“Melewati musim panas dengan tur bersama teman-teman dan kerabat seperti – Pennywise, Social Distortion, NOFX, Bad Religion, The Descendents, Less Than Jake, Dropkick Murphy’s, The Bouncing Souls, Rancid, Flogging Molly, Anti-Flag, dan The Offspring hanyalah sebagian dari kenangan terindahku. Lebih banyak lagi, ketika Blink-182 melakukan perjalanan dengan busku di tahun 1997, di saat dunia mulai terbuka untuk mereka dan menjadikan mereka superstar seperti sekarang.”

“Vans Warped Tour pernah menjadi wahana untuk menyaksikan kebangkitan pop punk dengan Sum 41, Simple Plan, MXPX, New Fond Glory, dan Good Charlotte.

Lahirnya skena emo – dengan band-band seperti Thrice, Thursday, The Used, Taking Back Sunday, The Starting Line, Motion City Soundtrack, dan Jimmy Eat World.

Maju cepat ke musim panas 2005, ketika TRL dan Warped Tour membantu Fall Out Boy, My Chemical Romance, dan Avenged Sevenfold meluncurkan karir mereka.

Lebih terbaru, aku menyaksikan bagaimana band-band bekerja keras menemukan jalan mereka dari panggung-panggung kecil hingga sampai di panggung utama dengan bertemu sebanyak mungkin penggemar dan terus mengasah kemampuan mereka sepanjang tur. Band-band seperti Paramore, A Day To Remember, Sleeping With Sirens, Pierce The Veil, Echosmiths, Motionless in White, Black Veil Brides, Everytime I Die, Neck Deep, Beartooth, dan masih banyak lagi.”

Lyman juga terus mengacu pada dampak Vans Warped Tour terhadap skena musik arus utama dengan menuliskan, “Aku menyaksikan alumni Warped seperti The Black Eyed Peas, Katy Perry, Big Bad Voodoo Daddy, No Doubt, dan bahkan Kid Rock bermain di Super Bowl. Aku bahkan juga sempat merasa puas melihat Green Day bermain di Rose Bowl.”

Ia lantas menyimpulkan: “Apa yang selalu membuatku bangga adalah ketika membaca Warped merupakan pertunjukkan musim panas yang paling beragam, dimana kau bisa menemukan Eminem dan Ice-T berada di atas panggung yang sama dengan Sevendust, Pennywise, dan 7 Seconds.

Aku sangat bersyukur telah bekerja dengan lebih dari 1700 band selama 23 kali musim panas. Aku berharap aku bisa mengucapkan terima kasih pada setiap band yang pernah bermain untuk tur [Vans Warped Tour].”