Pahlawan-Pahlawan Super dari Indonesia

2
[Satu Jam]

Mimpi tentang superhero bukan hanya milik Marvel dan DC, tapi adalah milik semua manusia di bumi. Mereka yang hidup di Indonesia bukanlah pengecualian. Pahlawan-pahlawan super dari Indonesia pun menjadi bukti nyata mimpi-mimpi tersebut.

Banyak pahlawan super Indonesia yang juga dapat disandingkan dengan Captain America ataupun Batman. Berbekal kearifan lokal dan inspirasi dari superhero-superhero negeri Paman Sam, pahlawan-pahlawan super Indonesia berikut kemudian lahir dengan bangga dari tangan-tangan komikus negeri Zamrud Khatulistiwa.

Baca juga: Annemarie Selinko – Catatan Roman dari Negeri Frankia

GUNDALA PUTRA PETIR oleh Hasmi

[Geek and Gag]

Amerika Serikat punya The Flash, Indonesia punya Gundala Putra Petir.

Sebagai komikus dan kreator Gundala Putra Petir, Hasmi memang mengakui kalau penciptaan Gundala terinspirasi dari komik The Flash. Keduanya pun sama-sama hasil percobaan dari laboratorium yang mencengangkan. Bedanya, ada pada keberadaan Dewa Petir dalam komik Gundala.

MERPATI oleh Hasmi

[Bumi Langit]

Masih dari tangan-tangan kreatif Hasmi. Indonesia juga memiliki pahlawan super wanita yang dapat berdiri sejajar dengan Wonder Woman atau Scarlett Witch. Dia adalah Merpati.

Namanya sekilas sederhana, tapi jangan remehkan kekuatannya. Kekuatan supernya didapat dari Ratu Merpati yang memberinya ramuan ajaib agar mampu terbang dan memiliki kekuatan super, saat dia menolong ayahnya yang sedang diculik.

CAROQ oleh Ahmad Thoriq

[Satu Jam]

Sehari-hari, Caroq adalah seorang supir taksi bernama Ongko, tapi di saat penjahat datang menghadang, dia pun berubah wujud menjadi sesosok makhluk berpenampilan garang dengan senjata dua buah celurit, bernama Caroq. Dua musuh yang sering dia hadapi ialah Si Tangan Empat dan Si Bengis

GODAM MANUSIA BESI oleh Widodo Nur Slamet

[Go to Malls]

Sejurus, Godam akan mengingatkan kalian pada sosok manusia super kelahiran DC, Superman. Mulai dari penampilan, hingga latar belakang yang berasal dari dimensi berbeda.

Bukan berarti Godam dan Clark Kent punya alur yang sama. Malah konflik latar belakang dari Godam lebih menarik untuk diikuti, walaupun dalam perjalananya, tentu sosok Superman lebih ikonik dengan pengembangan karakter yang lebih rumit.

AQUANUS oleh Widodo Nur Slamet

[Bumi Langit]

Apakah Widodo Nur Slamet adalah penggemar berat DC? Bisa dibilang begitu. Bukan hanya Godam, Widodo juga menciptakan Aquanus, yang akan mengingatkan kalian pada sosok Aquaman. Aquanus bukan manusia biasa, dia adalah makhluk Planet Zyba yang dilarikan ke planet Bumi menggunakan roket di saat Planet Zyba tengah diserang.

PANGERAN MLAAR oleh Hasmi

[Marupen]

Kembali lagi dari otak kreatif Hasmi, dan sekarang bersama satu pahlawan dengan kekuatan super yang unik.

Mlaar bukanlah nama yang diambil dari Bahasa Belanda. Sederhana, Mlaar justru diambil dari kata “melar”. Sesuai namanya, Mlaar mampu memanjangkan tubuhnya bak Luffy dari komik berseri ‘One Piece’, dan semua adalah berkat penemuan sang paman yang merupakan ilmuwan cerdas.

PANJI TENGKORAK oleh Hans Jaladara

 

[Sidomi]

Bagi kalian yang menginginkan pahlawan super dalam zona “abu-abu”, Panji Tengkorak cocok untuk ditengok. Berawal dari dendam atas kematian sang istri, Panji pun berkelana mencari pembunuh yang bertanggung jawab terhadap hal tersebut, sembari menggunakan topeng tengkorak yang mengerikan.

Menariknya, sepanjang perjalanan, dia pun tanpa henti menumpas berbagai kejahatan.

SI BUTA DARI GUA HANTU oleh Ganes TH

[Ciayo]

Serupa dengan Panji, Badra Mandrawarta pun lebih dulu mengalami kejadian tragis sebelum menjadi pahlawan super. Bahkan ia bukan saja kehilangan tambatan hatinya, tapi juga keluarganya. Dia pun bertekad bulat untuk membalaskan dendam, yang pada akhirnya harus dibayar dengan kehilangan penglihatannya.

Setelah bertapa di sebuah gua, dia pun menguasai ilmu beladiri baru, untuk membantunya menumpas berbagai kejahatan, dan melanjutkan keinginannya untuk membalas dendam.