Black Panther: Melihat Wakanda dengan Enam Seri Komik

1
[The Ringer]

Pada tengah pekan yang lalu, T’Challa, Si Black Panther, akhirnya memperkenalkan Wakanda kepada Dunia Sinematik Marvel untuk kali pertama.

Lama bergumul dengan umat manusia ras Arya berkulit putih dan nuansa perkotaan yang banal, di tahun 2018 Sinematik Marvel akhirnya merilis satu film dengan atmosfer yang begitu berbeda dari produksi mereka sebelum-sebelumnya, ‘Black Panther’.

Menyajikan teknologi mutakhir dan keindahan alam negeri terisolasi Wakanda, ‘Black Panther’ menjadi intro tepat untuk membuka saga Sinematik Marvel selanjutnya, ‘Avengers: Infinity War’ pada pertengahan tahun 2018 nanti.

Baca juga: Indonesia dan Novel-Novel Fiksi Ilmiah

Tapi, sebagai karakter yang baru mendapat fokus perhatian untuk pertama kalinya, tentu sosok Raja T’Challa dari Wakanda masih menyimpan sejumlah misteri. Beruntung kalian, di planet Bumi sudah lebih dulu beredar sejumah komik Black Panther, lengkap dengan segala detail menarik, yang tertinggal oleh edisi layar lebar.

Black Panther: World of Wakanda

[Marvel]

Roxane Gay tahu betul kalau kehebatan seorang superhero berhubungan langsung dengan tim pendukung di belakangnya. Dia pun memulai seri ‘Black Panther: World of Wakanda’ dengan pertanyaan penting yang belum pernah ditanyakan sebelumnya oleh para penggemar Black Panther, bagaimana kehidupan sehari-hari dari seorang Dora Milaje? Sosok wanita yang bertugas untuk melindungi Raja Wakanda dan juga dipersiapkan untuk menikahi sang raja di kemudian hari.

Menjadi seorang Dora Milaje adalah pekerjaan berat, butuh dedikasi total dari pikiran, tubuh, dan jiwa. Gay, bersama timnya, berhasil melukiskan premis tersebut ke dalam ilustrasi menarik, serta mengeksplorasi penuh sudut-sudut tersembunyi di negeri Wakanda.

Who is Black Panther?

[IGN]

Bukan sekadar raja atau superhero, ‘Who is Black Panther’ berfokus pada cerita mendasar tentang identitas Black Panther sebenarnya, tentang bagaimana Black Panther menjadi penguasa Wakanda; warisan yang diturunkan hingga pada generasi T’Challa.

Pada seri berikut, Captain America sempat bertemu dengan T’Chaka, ayah dan juga Black Panther sebelum T’Challa. T’Chaka pun memberi tahu Steve Rogers kalau Black Panther bukan sekadar jubah hitam, Black Panther adalah identitas yang harus diemban sebagai penjaga stabilitas dan kedamaian Wakanda, serta dunia.

Black Panther 2099

[Marvel]

T’Challa telah tiada, namun Wakanda masih setia berdiri tegak. Tambang vibranium masih sedia aktif, dan tetap menjadi sumber pemasukan ekonomi tertinggi dari salah satu negeri terkaya dunia. Ancaman pun ikut serta mengintai dari kejauhan.

Narasi ‘Black Panther 2099’ berpusat di tahun 2099, ketika K’Shamba, anak terakhir dari T’Challa, harus siap mengemban tugas sebagai Black Panther dan berjuang menjaga Wakanda dari invasi Doctor Doom.

The Original Fantastic Four Comics #52-53

[Marvel]

Untuk kalian yang memang sedang mencari asal usul kehadiran Black Panther pertama kalinya, seri ‘The Original Fantastic Four’ adalah pilihan tepat.

Pada salah satu nomor seri, Jack Kirby dan Stan Lee memperkenalkan T’Challa dan vibranium untuk pertama kalinya, serta sosok pengacau bernama Klaw, yang sedang mencuri, mengumpulkan vibranium sebanyak-banyaknya demi menciptakan senjata-senjata penghancur.

Cerita lantas dibuka oleh Black Panther yang menantang Fantastic Four, guna membuktikan kalau dirinya juga punya kapabilitas untuk mengalahkan Klaw.

Panther’s Rage

[Marvel]

Bagaimana rasanya menjadi pemimpin yang dikhianati oleh rakyatnya sendiri?

Tanda tanya tersebut menjadi awal dari ‘Panther’s Rage’, salah satu komik dari studio Marvel yang sering disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik dari segi penceritaan.

‘Panther’s Rage’ mengambil latar ketika T’Challa kembali ke Wakanda setelah pertemuan dengan The Avengers. Bukannya disambut rindu, T’Challa malah kemudian menemukan fakta kalau pasukan Wakanda merasa ditinggalkan olehnya dan telah beralih berdiri di belakang Erik Killmonger, seorang pria bengis nan fasis.

Black Panther #1-3

[Marvel]

Ta-Nehisi Coates mulai menulis ‘Black Panther’ di tahun 2017, beberapa tahun setelah ‘Between the World and Me’ menjadi bestseller. Pada novel tersebut, Coates menjelaskan kepada putranya tentang keindahan dan horor yang akan dihadapi sebagai seorang pria berkulit hitam.

Tapi, ketika bercerita tentang T’Challa, Coates menjelajah lebih jauh apa arti menjadi seorang raja, seorang penguasa, seorang pemimpin, seorang pemegang kendali, dan segala kompleksitas yang ikut serta.

Setelah kematian T’Chaka, T’Challa harus segera menentukan bagaimana caranya dia akan memimpin Wakanda, tanpa mengecewakan legasi dari para pemimpin terdahulu.